Rabu, 14 Januari 2026

HIKMAH PERNIKAHAN

Menikah Adalah salah satu ajaran Islam yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW sebagai keabsahan dalam mengikat hubungan cinta antara laki-laki dan Perempuan. Dengan menikah, umat Islam mendapat pengakuan resmi terhadap hubungan asmaranya, baik secara agama maupun secara undang-undang hukum negara.

Foto Source : https://www.pexels.com/id-id/foto/orang-mengenakan-cincin-3091636/

Menikah mempunyai beberapa hikmah yang berdampak positif terhadap kelangsungan hidup manusia. Bukan hanya sekedar keabsahan hubungan asmara belaka yang dijadikan tameng sebagai pemuasan hawa nafsu antara laki-laki dan perempuan. Tetapi memiliki dampak panjang pada diri sendiri, sosial, budaya, dan lingkungan.

Prof. Dr. Abdul Aziz Muhammad Azzam dan Prof. Dr. Abdul Wahab Sayyed Hawwas, dalam bukunya Fiqih Munakahat, yang diterjemahkan oleh Dr. H. Abdul Majid Khon, menjelaskan, bahwa pernikahan memiliki hikmah sebagai berikut;

Memelihara Gen Manusia

Pernikahan merupakan sarana untuk memelihara keberlangsungan gen manusia, alat reproduksi, dan regenerasi dari masa ke masa. Dengan pernikahan inilah manusia akan dapat memakmurkan hidup dan melaksanakan tugas sebagai khalifah Allah Swt di muka bumi.

Menikah juga menjadi sarana untuk dapat menjaga keturunan. Dengan menikah, anak keturunan manusia memiliki nasab yang jelas dan pasti. Bayangkan saja, tanpa adanya pernikahan, dan manusia seenaknya saja berhubungan badan dengan lawan jenisnya, kemudian mereka melahirkan seorang anak dari banyak hasil hubungan badan. Dampaknya adalah anak tersebut tidak memiliki garis keturunan yang jelas dan pasti, mereka akan kebingungan kemana mereka harus memanggil ayah.

Pernikahan Adalah Tiang Keluarga yang Teguh dan Kokoh

Dalam pernikahan terdapat hak-hak dan kewajiban yang sakral dan religius. Seseorang akan merasa adanya tali ikatan suci yang membat tinggi sifat kemanusiaannya. Ikatan pernikahan membuat manusia memiliki perbedaan yang jelas dengan sifat kebitangan yang hanya menjalin cinta berdasarkan syahwat antara jantan dan betina. Ikatan ini mengantarkan manusia ke derajat yang lebih tinggi dari pada hewan dan binatang.

Menikah adalah Perisai Diri Manusia

Menikah dapat menjaga diri kemanusiaan dan menjauhkan dari pelanggaran-pelanggaran yang dilarang oleh hukum dan agama. Karena dengan menikah masing-masing pasangan diperbolehkan melampiaskan hasrat biologisnya secara halal dan legal.

Melawan Hawa Nafsu

Menikah dapat menghindarkan manusia dari hawa nafsu yang dapat menjerumuskan mereka ke dalam kemaksiatan. Dengan menikah, hawa nafsunya dapat tersalurkan kepada istri sahnya. Sehingga, hal ini dapat membentuk tatanan sosial yang harmonis, menjauhkan dari kejahatan seksual, menjalin cinta yang selaras dengan keinginan hawa nafsu, serta mengantarkan manusia untuk patuh terhadap peraturan hukum dan agama.

Jadi, merupakan suatu yang miris pada akhir-akhir ini, dimana angka pernikahan menurun drastis dari waktu ke waktu. Hal ini dikarenakan adanya standar-standar pernikahan yang sebetulnya tidak memberikan hal yang positif juga kepada kita sebagai manusia. Manusia lebih cenderung picky dalam menentukan jodohnya. Akibatnya adalah mereka takut untuk menikah, karena pernikahan dianggap sesuatu yang ’seram’. Kalau dibiarkan berlarut-larut, ini dapat melahirkan kondisi sosial yang tidak stabil, banyak kejahatan seksual, berkurangnya keturunan penerus masa depan, dan maraknya free sex yang dapat berpengaruh terhadap kestabilan negara, bahkan dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar