Rabu, 04 Februari 2026

APA MANFAAT KHITAN MENURUT MEDIS?

Khitan adalah salah satu ajaran Islam yang diwajibkan kepada setiap umat muslim. Ajaran ini muncul sejak zaman Nabi Ibrahim AS, dimana saat itu beliau dikhitan pada saat berumur kurang lebih 80 tahun. 
Dalam pelaksanaannya, khitan dilakukan dengan cara memotong kulit prepusium yang menutupi glans penis. Biasanya dilakukan oleh dokter yang berpengalaman, untuk mendapatkan hasil potongan yang baik.
Image source: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:S%C3%BCnn%C9%99t_circumcision_%C9%99m%C9%99liyyat%C4%B1.gif

Menurut medis, khitan sangat bermanfaat untuk kesehatan kelamin, khitan diindikasikan sebagai upaya untuk pencegahan penyakit dan upaya menjaga diri dari kelainan yang berkaitan dengan adanya prepusium. Antara lain sebagai berikut ;
  1. Fimosis, yaitu ketika prepusium (kulit dan mukosa yang menutupi glans penis) tidak dapat ditarik ke belakang melewati glans penis. Hal ini memicu timbulnya peradangan dan fribosis. Peradangan dan fribosis yang berulang dapat mengakibatkan lubang prepusium yang semakin menyempit sehingga menyebabkan obstruksi (penyumbatan) air seni. Sekarang diketahui bahwa peradangan kronis pada prepusium merupakan predisposisi kasinoma glans penis.
  2. Parafimosis, yaitu keadaan dimana prepusium dapat ditarik ke belakang melewati glans penis,namun sulit kembali ke kondisi semula
  3. Pencegahan tumor ganas, walaupun terdapat perbedaan pendapat tentang hasil penelitian bahwa khitan dapat mencegah timbulnya tumor ganas, tetapi, terdapat penelitian yang didapatkan bahwa khitan dapat menjegah terjadinya akumulasi smegma yang memiliki hubungan dengan timbulnya tumor ganas di kelamin pria. Jenis tumor ganas yang banyak ditemukan adalah squmus cell cardinoma. Dari hasil statistik didapatkan kesimpulan bahwa penyakit ini banyak menjangkit penduduk yang tidak dikhitan.
  4. Condyloma accuminata, yaitu kelainan kulit berupa vegetasi oleh human papiloma virus (HPV) tipe tertentu yang bertangkai dengan permukaan berjontot. Khitan dapat mengurangi resiko kelainan kulit prepusium tersebut. 
Kesimpulannya adalah, disamping untuk memenuhi dan melaksanakan perintah agama, khitan juga menjadi sarana kita agar terhindar dari beberapa penyakit yang dapat menjangkiti bagian kelamin. 
Walaupun, orang yang tidak berkhitan tidak dipastikan terjangkit beberapa penyakit tersebut, tetapi beberapa riset kesehatan, orang yang sudah dikhitan, berpeluang besar dalam mencegah timbulnya penyakit tersebut. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar