Selasa, 28 Mei 2019

BOLEHKAH SAHUR SAAT ADZAN SEBELUM LAFADZ "HAYYA ALA SHOLAH?"


Adakah di antara kalian yang pernah mendengar bahwa batas akhir waktu sahur itu pada saat muadzin mengumandangkan lafadz “hayya ala sholah”?. Karena katanya waktu adzan subuh masih boleh makan sahur sampai pada lafadz “Hayya Ala Sholah”. Mengapa saya bertanya seperti itu, karena memang kenyataannya ada, dan saya sendiri pun pernah mendengarnya.

Bolehkah yang seperti itu?
Seseuaikah dengan hukum fiqh?
Apakah puasanya sah?
Mari kita kaji bersama kalimat dalam kitab At Taqrirat Assadidah ini
من الخطاء الفاحش الواقع فيه كثير من الناس :  أنهم عندما يسمعون أذن الفجر  يتبادرون الى الشرب اعتقادا منهم جوازا ذلك ما دام المؤذن يؤذن, وذلك لايجوز, ومن يفعله فصومه باطل, وعليه القضاء ان كان ضومه فرضا, لان المؤذن لا يشرع في الاذن الا بعد طلوع الفجر, فاذا شرب أثناء الاذن فيكون قد شرب في وقت الفجر, وكل ذلك بسبب الجهل, ولم يقل بذلك أحد من الائمة المعتبرين.
“Termasuk kesalahan fatal yang terjadi pada kebanyakan orang bahwa ketika mereka mendengar adzan subuh mereka tetap minum seraya menyakini hal itu boleh dilakukan selama muadzin mengumandangkan adzan, padahal hal itu dilarang. Barang siapa yang melakukannya maka puasanya batal dan wajib mengganti (qadla) jika puasanya adalah puasa wajib. Karena sesungguhnya muadzin tidak dianjurkan untuk adzan kecuali setelah terbit fajar. Dan jika minum di tengah tengah adzan otomatis dia minum saat terbit fajar. Hal ini terjadi karena ketidak tahuan. Padahal tidak ada satupun ulama mu’tabar (yang dijadikan acuan) mengatakan hal itu boleh”.
Jadi kesimpulannya, apabila sudah adzan subuh otomatis sudah waktunya dilarang makan atau minum bagi orang yang berpuasa.

Referensi : التقريرات السديدة في المسائل المفيدة 

Sabtu, 25 Mei 2019

INILAH BEBERAPA HAL YANG SUNNAH DILAKUKAN PADA SAAT PUASA

Puasa Ramadhan adalah puasa yang wajib dan berdosa apabila ditinggalkan, dan ancaman besar akan menimpa seseorang yang enggan berpuasa pada bulan ini. Umat Islam di seluruh dunia memanfaatkan bulan ramadhan sebagai ajang untuk memanen pahala sebanyak mungkin, karena fadhilah bulan ramadhan yang sangat besar.
Berikut ini beberapa hal yang sunnah dilakukan saat berpuasa ;

1. Menyegerakan Berbuka
Umat muslim berpuasa sehari penuh dilarang makan dan minum, yang pastinya hal ini membuat kondisi tubuh agak lemah, sehingga apabila sudah tiba waktu berbuka dan merasa yakin bahwa waktu terbenam sudah tiba, sunnah segera berbuka.
2. Sahur
Sahur memiliki banyak faidah dan barokah, walaupun seteguk air saja (Afdhalnya makan yang banyak). Tapi, taukah kalian bahwa sahur hanya dihitung sejak tengah malam. Apabila seseorang makan sebelum tengah malam, maka hal itu tidak disebut sahur.
3. Mengakhirkan Sahur
Sunah mengakhirkan sahur, sampai waktu imsak tiba (15 menit sebalum subuh).
4. Berbuka dengan Kurma Hitungan Ganjil (Normalnya Tiga Buah)
Hal ini berlaku jika kita mampu membeli dan/atau memiliki buah kurma, tapi jika kita tidak punya, solusi kedua air zam zam, jika tidak ada air zam zam, maka berbuka dengan yang makanan manis yang ada.
5. Berdoa Ketika Berbuka
Lafadz do'anya sebagai berikut ;
اللهم لك صمت و بك امنت وعلى رزقك افطرت برحمتك يا ارحم الراحمين
6. Memberi Berbuka Bagi Orang yang Berpuasa
7. Mandi Junub Sebelum Subuh
Ini berlaku bagi orang yang junub di malam hari
8. Mandi Setiap Setelah Maghrib Selama Bulan Ramadhan
Hal ini bertujuan agar kita semangat beribadah setelah berbuka sampai waktu sahur tiba
9. Sholat Taraweh
10. Sholat Witir
11. Memperbanyak Membaca Al Quran
12. Memperbanyak Pekerjaan Sunnah
13. Memperbanyak Amal Baik
14. Berusaha Mendapatkan Malam Lailatul Qadr dengan Berijtihad pada 10 Malam Terakhir Ramadhan (21-29)
15. Berbuka dengan yang Halal
16. Membuat Bahagia Keluarga
17. Menjauhi Perkara Percuna dan Mencaci dan/atau Berkata Jelek.
Itulah hal hal yang disunnahkan saat puasa di bulan Ramadhan.

Rabu, 15 Mei 2019

PUASA RAMADHAN MENURUT KITAB FATHUL QARIB

A. PENGERTIAN

Puasa atau "Shoum" atau "Shiyam" menurut bahasa adalah istilah bahasa Arab yang berarti "menahan". Sedangkan menurut istilah adalah; menahan diri dari semua yang membatalkan puasa dengan niat yang khusus selama sehari penuh (dari waktu adzan subuh sampai terbenamnya matahari). Ibadah ini merupakan ibadah wajib bagi semua orang islam yang berakal, baligh, dan mampu melaksanakannya.


B. FARDLU/ WAJIBNYA PUASA
Fardlu atau rukun puasa ada 4, yaitu :
1. Niat
    Pengertian niat sendiri adalah "menyengaja sesuatu", pada hakikatnya niat ada dalam hati dan bersamaan dengan pekerjaan itu sendiri, misalkan sholat maka niat sholat ada pada awal takbiratul ikhrom. Terkeculi untuk puasa wajib seperti puasa ramadhan, maka niat wajib dilakukan di malam harinya (مبيت النية).
2. Menahan diri dari makan dan minum (dengan sengaja)
    Orang yang berpuasa dilarang makan dan minum sehari penuh, walaupun makanan dan minuman itu sedikit, seperti ada sisa makanan di mulut kita lalu kita telan, maka hal itu dapat membatalkan puasa. Tetapi apabila makan dalam keadaan lupa atau tidak tau bahwa hal itu dapat membatalkan puasa, maka hukum puasanya tetap sah.
3. Menahan diri dari jima (bersetubuh)
4. Menahan diri dari muntah yang disengaja
    Point ke empat ini dengan catatan disengaja. Misalkan, kita mengorek ngorek lidah dan dapat membuat kita mual dan muntah, maka hal itu dapat membatalkan puasa. Tapi apabila tidak, maka puasanya tetap sah.

C. HAL HAL YANG MEMBATALKAN PUASA
Ada 10 hal yang dapat membatalkan puasa,
  1. Masuknya sesuatu ke dalam lubang tubuh yang terbuka dari ujung kepala sampai ujung kaki.
  2. Masuknya sesuatu ke kepala
  3. Suntikan di salah satu dubur atau qubul
  4. Muntah dengan sengaja
  5. Bersetubuh
  6. Ejakulasi dengan sengaja (baik dengan onani, masturbasi, menonton video porno dll)
  7. Haid (Menstruasi)
  8. Nifas
  9. Gila
  10. Murtad
D. KESUNAHAN PUASA
  1. Sunah menyegerakan berbuka apabila yakin waktu berbuka sudah tiba
  2. Sunah mengakhirkan waktu sahur (20 menit sebelum imsak). Sahur sunah makan yang banyak tapi tidak terlalu kenyang.
  3. Menjauhi perbuatan dan kata kata jelek (memisu, ghibah, membully, dll)
E. HARI HARI YANG DIHARAMKAN UNTUK BERPUASA
Ada beberapa hari yang haram untuk berpuasa di hari itu
  1. Hari raya idul fitri dan idul adha
  2. Hari tasyriq (tanggal 11, 12, 13 bulan dzul hijjah)
  3. Untuk yang ketiga hukumnya makruh tetapi hampir mendekati haram yaitu puasa hari syak (tanggal 30 sya'ban)