Sebagai syarat kelulusan yang harus ditempuh oleh bapak/ibu guru dalam mengikuti kuliah Program Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG DALJAB), peserta PPG akan mengerjakan beberapa tes yang mencakup uji pengetahuan (UP) dan uji kinerja (UKin).
Untuk mengerjakan uji pengetahuan (UP), peserta akan mengerjakan beberapa tes pilihan ganda tentang Pedagogical Content Knowledge (PCK) sebanyak 35 soal pilihan gandan dan soal Situational Judgement Test (SJT) sebanyak 30 soal dengan durasi 75 menit. Peserta PPG juga akan disajikan soal berbentuk esai tentang studi kasus yang mencakup pengalaman masalah atau kasus nyata, upaya dalam menghadapi masalah tersebut, hasil yang diperoleh dari upaya menghadapi masalah tersebut, dan pengalaman berharga yang dapat diambil.
Berikut ini saya sajikan contoh esai untuk latihan mengisi soal esai pada ujian pengetahuan (UP) PPG yang berbentuk studi kasus.
Deskripsi Masalah Atau Kasus
Nyata
Deskripsi
masalah atau kasus nyata (antara lain karakteristik siswa, karakteristik
materi, kesulitan belajar siswa, ketersediaan fasilitas pendukung, ketersediaan
waktu, atau kondisi lingkungan), sehingga dapat dijadikan alasan untuk
mengembangkan *media pembelajaran* yang dipilih
Selama saya
bertugas di (sesuaikan dimana bapak/ibu bertugas mengajar), saat saya mengajar (sesuaikan dengan mapel dan materi), saya mendapati beberapa siswa
yang kurang antusias mengikuti pembelajaran, mereka tampak lesu dan malas untuk
ikut aktif dalam proses belajar. Saya juga mendapati ada beberapa siswa yang
mengeluhkan bahwa media cetakan contoh yang saya sediakan membuat mereka cepat
bosan.
Hal ini sangat
berpengaruh pada berlangsungnya proses pembelajaran yang ada di kelas, bahkan
siswa yang merasa bosan itu mengganggu siswa lain yang lebih serius dalam
pembelajaran, dan berdampak pada tidak tercapainya tujuan pembelajaran yang
efektif.
Dari masalah
tersebut saya dapat menyimpulkan bahwa yang menyebabkan semua itu terjadi
dikarenakan media yang saya gunakan tidak sesuai dengan gaya belajar,
kebutuhan, dan minat mereka yang beragam.
Deskripsi
upaya pengembangan atau penggunaan *media pembelajaran*
Deskripsi
upaya pengembangan atau penggunaan *media pembelajaran* meliputi tiga aspek
esensial: praktis (dapat digunakan), sesuai dan rasional dengan masalah yang
dihadapi, serta relevan dengan strategi pembelajaran yang digunakan.
Setelah melakukan
asesmen awal, saya mengetahui bahwa sebagian siswa ada yang suka belajar
menggunakan media visual, audio, dan praktikal. Dari hasil asesmen berikut saya
berupaya mengembangkan media yang saya pakai agar lebih variatif menyesuaikan
dengan kebutuhan, minat, dan gaya belajar siswa yang bermacam-macam. Saya
menggunakan penjelasan lewat audio sound system, kemdian setelah itu menyajikan
beberapa contoh lewat gambar dan slide power point, dan terakhir memutar video
yang berisi materi.
Dengan adanya
media yang bervariatif diharapkan siswa dapat belajar dengan nyaman dan aktif,
karena mereka dapat memilih gaya dan kebutuhan belajar yang sesuai dengan
kebutuhan mereka masing-masing, sehingga akan berdampak positif terhadap
tercapinya tujuan pembelajaran yang diinginkan.
Deskripsi hasil dari
penggunaan *media pembelajaran*
Deskripsi hasil dari penggunaan *media pembelajaran* mencakup bentuk keberhasilan yang jelas, bukti pendukung atau perubahan yang terjadi yang sangat jelas dan dapat diverifikasi, serta sangat masuk akal dan sesuai dengan masalah yang diatasi.
Setelah
menggunakan media pembelajaran yang bervariasi dengan menyesuaikan dengan
kebutuhan belajar siswa, dari media audio, visual gambar, video yang berisi
materi, dan praktik, saya mendapati beberapa siswa yang awalnya tidak semangat
mengikuti pembelajaran sudah menunjukkan antusias yang cukup baik, kemudian
beberapa siswa yang awalnya kesulitan memahami materi sudah bisa memahami
materi dengan baik.
Hal tersebut
dibuktikan dengan respon mereka dalam menjawab pertanyaan terbuka saya tentang
materi yang dibahas, siswa mulai berebut untuk menjawab pertanyaan yang saya
sampaikan. Peserta didik juga menunjukkan sikap yang positif saat pembelajaran
berlangsung, mereka lebih tertib dan aktif mengikuti pembelajaran.
Disamping itu,
ketika diberikan tugas mandiri atau kelompok, peserta didik menjawab pertanyaan
yang ada dengan sangat baik, ini dibuktikan dengan peningkatan nilai asesmen
sumatif mereka setelah pembelajaran berlangsung. Nilai mereka bagus-bagus.
Deskripsi pengalaman berharga
Deskripsi
pengalaman berharga yang dapat dipetik berkaitan dengan pengembangan atau
penggunaan *media pembelajaran* yang efektif, cara antisipasi untuk menghindari
atau mencegah masalah serupa di masa depan, dan strategi untuk meningkatkan
kualitas penanganan masalah belajar melalui penggunaan media pembelajaran.
Hikmah yang dapat
saya ambil dari penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan
belajar peserta didik adalah;
Pertama, perlunya
melakukan asesmen awal untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didik
yang beragam.
Kedua, peserta
didik memiliki gaya, kebutuhan, dan minat belajar yang berbeda-beda berdasarkan
aspek emosional dan sosial mereka
masing-masing, sehingga guru dituntut untuk menyesuaikan media
pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar mereka.
Ketiga, media
pembelajaran yang variatif, inovatif, praktis, sesuai, dan rasional sangat
membantu peserta didik agar lebih cepat memahami materi yang dipelajari.
Sebagai upaya
antisipasi, saya sebagai guru berencana akan menyediakan media pembelajaran
yang lebih bervariasi sebagai upaya memudahkan peserta didik memahami materi
yang dipelajari di kelas, namun ketersediaan media harus berdasarkan
pertimbangan lembaga masing-masing.
Strategi
pengembangan media pembelajaran juga bisa dengan menerapkan penggunaan media
yang lebih sederhana menyesuaikan dengan kemampuan lembaga masing-masing tempat
guru bertugas.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar