Selasa, 30 Desember 2025

CONTOH JAWABAN STUDI KASUS TENTANG LKPD PPG DALJAB

 Assalamualaikum.

Bagi anda yang mengikuti PPG Dalam Jabatan, anda akan mengerjakan test Uji Pengetahuan (UP) dengan menjawab test tulis berupa pilihan ganda dan esai studi kasus.

Berikut saya sajikan contoh jawaban esai untuk studi kasus berkaitan dengan Lembar Kerja Peserta Didik atau LKPD.


1.      Masalah Yang Ditemui.

Saat saya mengajar di MA Al Ikhlas ( pada mata pelajaran Bahasa Arab tentang materi hobi, saya menemukan bahwa LKPD yang saya sediakan terlalu monoton dan kurang menarik. LKPD tersebut hanya berisi soal-soal dan tugas-tugas yang harus diselesaikan oleh peserta didik tanpa adanya elemen visual, petunjuk kerja, dan kegiatan yang menuntut siswa aktif dalam pembelajaran. Akibatnya, siswa kurang antusias mengikuti pembelajaran, kebingungan mengerjakan tugas yang ada, dan kelas yang cenderung pasif. LKPD tersebut bersifat statis dan tidak menyajikan petunjuk-petunjuk kontekstual sehingga siswa merasa jenuh saat pembelajaran berlangsung.

Selain itu, peserta didik merasa tidak cocok dengan teks naratif yang ada di dalam LKPD tersebut. Kurangnya variasi dalam desain dan penyampaian LKPD menjadi penyebab kurangnya keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran yang berlangsung.


2.      Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut.

Sebagai Upaya untuk mengatasi masalah LKPD yang terlalu monoton tersebut, saya mulai dengan melakukan asesmen awal terlebih dahulu untuk menganalisis kebutuhan, minat, dan gaya belajar peserta didik yang beragam. Setelah ditemukan kebutuhan belajar siswa yang beragam, saya mendesain ulang LKPD agar lebih variatif dan memuat petunjuk kerja dan petunjuk aktifitas yang jelas. Saya juga menambahkan beberapa gambar-gambar interaktif dengan warna yang tidak terlalu mencolok, menyajikan beberapa tabel, dan visual yang lebih menarik.

Selain itu saya menambahkan beberapa aktifitas yang praktis dan interaktif untuk menumbuhkan kerjasama antar peserta didik.

Dengan adanya LKPD yang variatif ini, peserta didik diharapkan akan lebih aktif mengikuti proses pembelajaran yang berlangsung. Suasana kelas akan lebih hidup dengan pembelajaran inklusi yang menyediakan kebutuhan belajar peserta didik secara menyeluruh.

 LKPD tersebut tidak lagi terbatas hanya pada soal-soal saja, tetapi memberikan siswa petunjuk kerja yang jelas, sehingga peserta didik merasa tertarik dan antusias dalam mengikuti pembelajaran baik secara mandiri maupun kerja kelompok.

Saya juga menambahkan beberapa kolom refleksi diri agar siswa dapat mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari mereka.


3.      Manfaat/Hasil yang Diperoleh

Manfaat dari penggunaan LKPD yang lebih variatif ini, partisipasi siswa meningkat dan kelas menjadi lebih aktif dan hidup. Peserta didik yang awalnya kurang bersemangat mengikuti pembelajaran berubah menjadi lebih aktif dan interaktif di kelas. Mereka juga dengan senang hati mengerjakan tugas yang ada didalam LKPD. Murid merasa pembelajaran menggunakan LKPD tersebut jadi lebih menyenangkan karena materi yang ada tidak bersifat teks naratif lagi, melainkan bersifat penyampaian petunjuk materi dan tugas yang cocok dengan kemampuan mereka masing-masing.

Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya penilaian formatif mereka saat proses pembelajaran berlangsung, baik secara pemahaman konsep maupun penyampaian gagasan yang bersifat tertulis.

4.      Pelajaran Berharga dari Penggunaan LKPD

Pelajaran berharga yang dapat saya petik dari penggunaan LKPD yang lebih variatif, antara lan.

Pertama, pentingnya pelaksaaan asesmen awal untuk menganalisis kebutuhan belajar siswa yang beragam sebagai upaya untuk menyesuaikan pembelajaran dan LKPD yang sesuai dengan gaya belajar mereka.

Kedua, kondisi kelas yang pasif dikarenakan penggunaan LKPD yang kurang variatif akan berakibat pada tidak aktifnya peserta didik dalam berpartisipasi pada proses pembelajaran, yang tentunya akan membawa kearah tidak tercapianya tujuan pembelajaran yang jelas dan efektif.

Ketiga, penyediaan LKPD yang bervariatif dan menggunakan petunjuk kerja yang jelas akan membuat siswa tertarik dan aktif dalam pebelajaran. Hal ini akan berdampak positif pada perkembangan kognitif maupun sikap peserta didik.

Keempat, sebagai seorang guru harus senantiasa berinovasi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan menyenangkan bagi peserta didik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar